Senin, 07 November 2011

HIKMAH PENCIPTAAN SIDIK JARI DAN LIDAH

DIRIku Yang Unik....

oleh Ahmad Reza pada 09 Januari 2010 jam 5:31

Bismillah... Yth Sodara2 semua...
Allah berfirman dalam Al-Qur’an,
“Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang
yakin. Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tiada memperhatikan?”
(QS Adz Dzaariyaat (51):21)

Saat dikatakan dalam Al Qur'an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya, pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus ditekankan:

"Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna." (Al Qur'an, 75:3-4)

Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus. Ini dikarenakan sidik jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain.

Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia.
Akan tetapi, yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Sebelumnya, orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Namun dalam Al Qur'an, Allah merujuk kepada sidik jari, yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu, dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari, yang baru mampu dipahami di zaman sekarang.
Sebenarnya, sidik jari tak hanya untuk mengenali identitas seseorang, tetapi juga bisa mengungkap banyak hal. Melalui tes sidik jari (fingerprints test), bisa terkuak karakter dan bakat terpendam anda.

Hal ini terjadi karena pembentukan pola guratan pada sidik jari terjadi secara genetic (DNA). Prosesnya berlangsung selama janin berusia 13 minggu (berbarengan dengan pembentukan otak), dan akan sempurna serta bersifat tetap pada minggu ke-24. Bahkan, ketika ujung jari Anda terluka parah, sidik jari yang rusak akan tumbuh kembali dengan pola yang persis sama. Tak heran jika sidik jari ini dipakai sebagai alat Bantu mengungkap identitas seseorang..

Menurut konsultan senior, Ayu S. Sadewo, dari dPi Consulting, sifat pola guratan yang unik dan tetap ternyata tak hanya membantu mengenali identitas seseorang. Tes sidik jari yang menjadi bagian dari ilmu dermatoglyphic ini juga dapat menguak karakter serta bakat terpendam yang dimiliki seseorang.

Dermatoglyphic, dari asal kata Yunani derma (kulit) dan glyphic (guratan), merupakan ilmu yang mempelajari pola guratan pada epidermal kulit, mulai dari jari tangan, telapak, jari kaki, hingga telapak kaki manusia. Beberapa ilmuwan di bidang kesehatan genetic dan antropologi menemukan bahwa pola guratan tersebut berkaitan erat dengan kode genetic dari sel otak dan potensi inteligensi seseorang. Lebih dari itu, Beverly C. Jaegers, psikolog dan pengarang buku You and Your Hand, menemukan bahwa karakteristik psikologi seseorang juga bisa diungkap lewat sidik jarinya.
Perlu diketahui Sidik jari juga meliputi tangan dan kaki....

Bayangkan sampai keterangan tentang sidik jari yang menurut kita mungkin sepele juga ada dalam Al-Quran, apalagi hal yang besar seperti bahwa bumi itu bulat dan matahari mengitari bumi, ya kan?.

sudah sewajarnya kalau kita mendapatkan informasi bumi bulat dari penemu seperti Galileo Galilei (Hidup Tahun 1564), karena mereka menuliskan penemuan mereka dengan bahasa manusia, itulah salah satu tujuan Allah menciptakan manusia, agar bisa saling mengenal dan saling berbagi informasi dengan yang lain menggunakan bahasa-bahasa mereka sendiri...... namun jika berbicara masalah bahasa tentunya kita juga tidaklah terlepas dari etika...... etika ini kalo disingkat dan dikenal dengan bahasa keren yakni 5 B... Behaviour, Brain, Believe, Be your self and Be honest...
yang terakhir dipaksa2in...^_^..... behaviour tentunya juga memuat be honest...... :)

Bahasa tidaklah Lepas dari yang Namanya Lidah....
Lidah tidaklah lepas dari Keilmuan dan Keyakinan dari tiap2 person....
Sama seperti sidik jari, lidah adalah organ yang unik. Di dalam lidah terdapat bentuk geometrik yang berisikan informasi dan juga tekstur unik yang sangat berguna untuk identifikasi orang, sama seperti yang didapat dalam sidik jari.

Perlu anda ketahui Otot yang paling kuat di tubuh manusia adalah otot lidah..
itulah mengapa ada istilah 'Fitnah itu Lebih kejam dari Pembunuhan....'
ada juga istilah 'Mulutmu adalah harimaumu....'
dan juga ada istilah ' Manusia Penjilat' karena emang manusia senang menjilat baik itu menjilat ice cream dan menjilat orang lain......

Berdasarkan Referensi "A Tongue-Print Image Database for Recognition"
Zhi Liu; Zhang, D.; Qun-Lin Tang
Machine Learning and Cybernetics, 2007 International Conference on
Volume 4, Issue , 19-22 Aug. 2007 Page(s):2235 - 2238
Digital Object Identifier 10.1109/ICMLC.2007.4370517

Lidah adalah organ yang unik yang dapat terjebak keluar dari mulut untuk diperiksa, dalam undang-undang ini menawarkan bukti hidup, dan namun jika tidak terlindung dengan baik di mulut dan sulit dipalsukan. Lidah juga menyajikan informasi baik bentuk geometris dan fisiologis informasi tekstur yang berpotensi berguna dalam aplikasi verifikasi identitas. Lebih jauh lagi, tindakan fisik atau mengulurkan menjangkau adalah bukti yang meyakinkan untuk liveness. Meskipun jelas ini keuntungan, pekerjaan kecil sampai sekarang dilakukan pada fitur lidah. Faktor utama untuk mencegah penelitian tersebut adalah kurangnya lidah yang tersedia gambar 3D database. Dalam makalah ini, kami menyajikan lidah baru dikembangkan gambar 3D database, yang meliputi lidah geometris bentuk dan tekstur permukaan 134 subyek. Ini adalah usaha pertama dalam membuat sebuah database gambar lidah 3D tersedia untuk riset masyarakat, dengan tujuan utama mendorong penelitian tentang lidah biometrik. Database baru dapat menjadi sumber yang berharga untuk algoritma penilaian, perbandingan dan evaluasi..
Pok.. pok.. pok... (Lagi Tepuk Tangan....) ^_^.....
Hal ini juga menjadi sebuah solusi baru dalam ilmu identifikasi alias scan KTP menggunakan Lidah...

Di dalam S. Ar-Rûm [30]: 22 dijelaskan bahwa perbedaan bahasa yang digunakan oleh setiap suku bangsa merupakan sebagian dari tanda-tanda kebesaran Allah. Sedangkan di dalam S. An-Nahl [16]: 116, S. An-Nûr [24]: 15, S. Āli ‘Imrân [3]: 78, S. An-Nisâ’ [4]: 46, dan S. Al-Fath [48]: 11, Allah memperingatkan bahwa manusia seringkali memutarbalikkan ucapannya hingga berani

melanggar ketentuan-ketentuan yang telah digariskan-Nya. Dalam hal ini, juga tersirat pesan supaya manusia berhati-hati di dalam bertutur kata, memutuskan suatu perkara, memberi fatwa, atau mengemukakan pendapatnya. S. An-Nur (24): 24 memperingatkan bahwa pada hari kiamat nanti perbua­tan dan ucapan seseorang di dalam kehidupan di dunia ini akan dituturkan oleh lidah, tangan, dan kaki mereka sendiri..

Banyak orang merasa bangga dgn kemampuan lisan yg begitu fasih berbicara. Bahkan tdk sedikit orang yg belajar khusus agar memiliki kemampuan bicara yg bagus. Lisan memang karunia Allah yg demikian besar. Dan ia harus selalu disyukuri dgn sebenar-benarnya. Cara adl dgn menggunakan lisan utk bicara yg baik atau diam. Bukan dgn mengumbar pembicaraan semauny sendiri alias bahasa Pasar yakni Ibarat Preman yg lagi Mabok dan Ngelantur di Pasar...^_^.....

Orang yg banyak bicara bila tdk diimbangi dgn ilmu agama yg baik akan banyak terjerumus ke dlm kesalahan. Karena itu Allah dan Rasul-Nya memerintahkan agar kita lbh banyak diam. Atau kalaupun harus berbicara mk dgn pembicaraan yg baik. Allah berfirman:
“Wahai orang2 yg beriman bertakwalah kalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yg benar(jujur).”

Rasulullah bersabda:
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir mk hendaklah ia berkata yg baik atau diam.”
Lisan memang tdk bertulang sekali engkau gerakkan sulit utk kembali pada posisi semula. Demikian berbahaya lisan hingga Allah dan Rasul-Nya mengingatkan kita agar berhati-hati dlm menggunakannya.
Dua orang yg berteman penuh keakraban bisa dipisahkan dgn lisan. Seorang bapak dan anak yg saling menyayangi dan menghormati pun bisa dipisahkan krn lisan. Suami istri yg saling mencintai dan saling menyayangi bisa dipisahkan dgn cepat krn lisan. Bahkan darah seorang muslim dan mukmin yg suci serta bertauhid dapat tertumpah krn lisan. Sungguh betapa besar bahaya lisan.


Keutamaan Menjaga Lisan

Memang lisan tdk bertulang. Apabila keliru menggerakkan akan mencampakkan kita dlm murka Allah yg berakhir dgn neraka-Nya.
Lisan akan memberikan ta’bir tentang baik-buruk pemiliknya. Inilah ucapan beberapa ulama tentang bahaya lisan:
1. Anas bin Malik : “Segala sesuatu akan bermanfaat dgn kadar lebih kecuali perkataan. Sesungguh berlebih perkataan akan membahayakan.”
2. Abu Ad-Darda’ : “Tidak ada kebaikan dlm hidup ini kecuali salah satu dari dua orang yaitu orang yg diam namun berpikir atau orang yg berbicara dgn ilmu.”
3. Al-Fudhail : “Dua perkara yg akan bisa mengeraskan hati seseorang adl banyak berbicara dan banyak makan.”
4. Sufyan Ats-Tsauri : “Awal ibadah adl diam kemudian menuntut ilmu kemudian mengamalkan kemudian menghafal lantas menyebarkannya.”
5. Al-Ahnaf bin Qais : “Diam akan menjaga seseorang dari kesalahan lafadz memelihara dari penyelewangan dlm pembicaraan dan menyelamatkan dari pembicaraan yg tdk berguna serta memberikan kewibawaan terhadap dirinya.”
6. Abu Hatim : “Lisan orang yg berakal berada di belakang hatinya. Bila dia ingin berbicara dia mengembalikan ke hati terlebih dulu jika terdapat bagi mk dia akan berbicara. Adapun orang yg jahil hati berada di ujung lisan sehingga apa saja yg menyentuh lisan dia akan berbicara. Seseorang tdk mengetahui agama hingga dia mengetahui lisannya.”
7. Yahya bin ‘Uqbah : “Aku mendengar Ibnu Mas’ud berkata: ‘Demi Allah yg tdk ada sesembahan yg benar selain-Nya tdk ada sesuatu yg lbh pantas utk lama dipenjarakan dari pada lisan.”
8. Mu’arrifh Al-‘Ijli : “Ada satu hal yg aku terus mencari semenjak 10 tahun dan aku tdk berhenti utk mencarinya.” Seseorang berta kepadanya: “Apakah itu wahai Abu Al-Mu’tamir?” Mua’arrif menjawab: “Diam dari segala hal yg tdk berfaidah bagiku.”


Buah Menjaga Lisan

Menjaga lisan jelas akan memberikan banyak manfaat. Di antaranya:
1. Akan mendapat keutamaan dlm melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir mk hendaklah ia berkata yg baik atau diam.”
2. Akan menjadi orang yg memiliki kedudukan dlm agamanya.
Dalam hadits Abu Musa Al-Asy’ari Rasulullah ketika ditanya tentang orang yg paling utama dari orang2 Islam beliau menjawab:
“..Muslim yg menjaga Muslim lainnya selamat dari kejahatan tangan dan lisannya.”
3. Allah akan mengangkat derajat-Nya dan memberikan ridha-Nya kepadanya.
Rasulullah bersabda dlm hadits dari Abu Hurairah :
“Sesungguh seorang hamba berbicara dgn satu kalimat dari apa yg diridhai Allah yg dia tdk menganggap ternyata Allah mengangkat derajat karenanya.”

Dalam riwayat Al-Imam Malik At-Tirmidzi Ibnu Majah dan Ahmad dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali dlm Bahjatun Nazhirin dari shahabat Bilal bin Al-Harits Al-Muzani bahwa Rasulullah bersabda:
“Sesungguh seseorang berbicara dgn satu kalimat yg diridhai oleh Allah dan dia tdk menyangka akan sampai kepada apa, lalu Allah mencatat keridhaan bagi pada hari dia berjumpa dgn Allah.”
Demikianlah beberapa keutamaan menjaga lisan. Semoga kita diberi kemampuan oleh Allah utk melaksanakan perintah-Nya dan perintah Rasul-Nya dan diberi kemampuan utk mengejar keutamaan tersebut. Amin...

Silahkan jika mau mengkoreksi dan menambahkan...^_^.. sy perlu belajar banyak dari sodara semua...
Sudah cukup jelas kenapa sidik jari dan Lidah diciptakan pada kondisi selalu unik dan berbeda pada tiap2 person.... Saya rasa rekan2 sudah mengetahui-nya... tanda-tanda bagi kaum yg berpikir....
Segala Puji itu bagimu ya Allah... wallahua'lam...
Semoga Bermanfaat....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar